8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan

8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan
photo: google

Bahan Wolfis. Kini perkembangan teknologi dan kreatifitas manusia telah berhasil menciptakan berbagai bahan kain dengan kualitas yang bagus. Kain ada yang terbuat dari bahan-bahan alami,  ada juga yang terbuat dari bahan sintetis (campuran berbagai senyawa kimia), dan tentunya adabahan kain dari kolaborasi bahan sintetis dan alami yang dicampur menjadi satu.

Bahan kain yang populer digunakan sebagai bahan untuk pakaianpun sangatlah beragam. Mulai dari bahan rayon, bahan silk, bahan wolfis, bahan fleece, bahan katun, bahan ceruty, bahan moscrepe, dan lainnya. Naisha kali ini akan membahas lebih dalam mengenai bahan wolfis yang dikenal sebagai bahan populer yang halus dan lembut. Kain ini terbuat dari campuran serat sutra.

Read More

Apa Itu Bahan Wolfis?

8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan
photo: google

Bahan wolfis adalah salah satu bahan yang paling sering digunakan sebagai bahan pembuatan dari sebuah gamis muslimah. Kain wolfis sangat banyak digemari karena bahannya yang nyaman terbuat dari campuran serat sutra, katun, serta serat sintetis. Namun ternyata pendapat yang beredar di pasaran ini adalah pendapat yang salah. Karena pada kenyataannya, bahan Wolfis terbuat dari 100% serat polyester.

Sebenarnya nama asli dari bahan kain ini adalah “woolpeach”. Namun masyarakat Indonesia lebih mengenalnya dengan “wolfis” karena pelafalannya yang lebih mudah. Bahan wolfis memiliki ketebalan kain lebih rendah jika dibandingkan dengan jersey, oleh karena itu bahan ini banyak digemari masyarakat.

Meskipun memiliki ketebalan yang rendah, material wolfis tetap tidak menerawang ketika dikenakan. Kelebihan inilah yang kemudian membuat wanita menjadi gemar dengan bahan wolfis, terlebih jika dikenaka sebagai bahan gamis atau dress.

Bahan wolfis tidak jarang hadir dengan berbagai warna printing yang membuat bahan ini lebih hidup ketika dilihat. Serat kain wolfis yang kuat membuat bahan ini tidak mudah rusak yang apabila dikombinasikan dengan pewarna sintetis guna menghasilkan kain dalam berbagai pilihan warna.

Namun, meskipun kain ini di pasarkan dengan berbagai pilihan warna yang indah, untuk penduduk Timur Tengah lebih suka menggunakan bahan wolfis dengan warna gelap (terutama hitam) sebagai bahan baku pembuatan gamis dan abaya (busana khas penduduk Timur Tengah).

Oleh karena itu, pengusaha tekstil Indonesia lebih banyak melakukan ekspor bahan wolfis berwarna hitam ke daerah Timur Tengah.

Ketika bahan wolfis sudah sampai di Timur Tengah, biasanya bahan tersebut akan direndam kembali, hal ini dilakukan agar memperoleh warna hitam yang lebih pekat lagi (Jet Black). Di Timur tenngah hitam dikenal sebagai “warna wanita”. Sedangkan para pria lebih suka menggunakan warna sebaliknya, yaitu warna putih.

Di Indonesia sendiri bahan wolfis dokenal sebagai kain yang memiliki kualitas premium namun memiliki harga yang relative terjangkau. Itulah mengapa kini di pasaran banyak beredar  (terutama untuk wanita muslimah) yang menggunakan bahan wolfis, misalnya celana, baju, gamis, abaya dan yang lainnya.

Kain wolfis sendiri biasanya akan dijual dengan hitungan permeter. Meskipun begitu, ada pula yang menjualnya dengan hitungan per kilogram.

Karakteristik Wolfis

8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan
photo: google

Apabila Anda ingin memberikan kain yang berkualitas untuk konsumen, maka tentu saja bahan baku yang digunakan haruslah dengan kualitas premium dan terbaik. Nah, untuk mengetahui apakah bahan tersebut termasuk ke dalam bahan premium atau bukan, maka Anda harus mengetahui terlebih dahulu karakteristik dari bahan kain tersebut.

Oleh karena itu, Kita lanjutkan pembahasan Kita pada karakteristik dari wolfis agar NaishaMate lebih memahami dan lebih mengetahui tentang seluk beluk tentang kain wolfis. Mari Kitas imak Bersama ulasan berikut ini!

Bahan Wolfis Memiliki Karakteristik yang Ringan

8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan
photo: google

Kain wolfis sendiri bias dikategorisasikan dalam beberapa ketebalan. Material wolfis sendiri ada yang tipis dan ada yang tebal. Meskipun begitu, kain wolfis yang tebal tidak kemudian  akan membuat bahan ini menjadi berat. wolfis akan tetap ringan dan flowy (memiliki kesan ‘jatuh’ saat dikenakan).

Sifat ringan dari kain wolfis ini dikarenakan ia memiliki serat kain yang rapat dan halus. Sehingga partikel debu puntidak akan mudah untuk menempel.

Wolfis Tidak Mudah Kusut

8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan
photo: google

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya kain wolfis terbuat dari 100% serat polyester, oleh karenanya bahan ini juga tidak akan mudah kusut. Sifat polyester yang breathable, mudah keering, ringan saat dikenakan dan dapat menyerap keringat menjadikan wolfis tidak mudah kusut. Apabila kusut pun bahan ini dapat kembali ke bentuk semula.

Wolfis Memiliki Karakteristik Tidak Menerawang

8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan
photo: google

Karakteristik yang paling special dari kain ini adalah konstruk kain yang tidak menerawang ini lah yang kemudian membuat  wolfis banyak digemari para fashion designers untuk membuat ragam pakaian dari bahan wolfis.

Bahan Wolfis Memiliki Permukaan Kain Yang Tidak Licin

8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan
photo: google

Karakteristik selanjutnya adalah kain wolfis memiliki tekstur tidak licin ketika dikenakan atau disentuh. Bahan wolfis juga memiliki permukaan kain yang cenderung bertekstur. Hal inilah yang membuat kain wolfis mudah menyerap keringat.

Bahan Wolfis Tidak Tahan Terhadap Panas

8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan
photo: pinterest

Sama halnya dengan ragam kain berbahan dasar polyester lainnya, wolfis juga memiliki sifat yang tidak tahan terhadap panas. Oleh karena itu, jika NaishaMate memiliki pakaian dengan bahan dasar wolfis, maka sebaiknya berhati-hati jika hendak mnyetrika kain jenis ini.

Kain jenis ini tidak boleh disetrika dengan suhu yang terlalu panas. Sebaiknya gunakan suhu rendah hingga sedang dan jika menjemur hindarkan kain dari paparan sinar matahari secara langsung ketika menjemurnya.

Bahan Wolfis Fashionable dan Memiliki Beragam Warna

8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan
photo: google

Alasan mengapa wolfis sangat cocok digunakan sebagai bahan pembuatan pakaian wanita karena warna yang ditawarkan dan motifnya juga bergam dan indah. Sehingga dapat menciptakan pakaian yang indah dan fashionable.

Bahan Wolfis Mudah Untuk Disetrika

8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan
photo: google

Seperti telah Kita bahas sebelumnya bahwa wolfis tidak mudah kusut. Oleh sebab itu, perawatan dari kain jenis ini sangat mudah. Hanya perlu disetrika sedikit dan dengan suhu yang ringan maka pakaian NaishaMate akan menjadi rapi kembali. Bahkan jika pakaian NaishaMate yang gamis wolfis terlihat kusut namun tidak seberapa, kalian hanya perlu merapikannya pada hanger kemudian menggantungnya. Setelah itu pakaian NaishaMate akan menjadi rapi kembali.

Bahan Wolfis  Memiliki Serat Kain Yang Rapat dan Halus

8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan
photo: google

Tidak seperti bahan kain yang memiliki permukaan kain berbulu, wolfis memiliki permukaan kain yang bertekstur namun halus dan juga srat kainnya rapet. Maka jika menggunakan kain jenis ini NaishaMate tidak akan merasa panas atau gatal apabila mengenakan pakaian berbahan wolfis.

Kegunaan Wolfis

8+ Bahan Wolfis (Karakteristik) yang Dapat Dipertimbangkan
photo: google

Berikut ini merupakan beberapa contoh produk pakaian yang menggunakan wolfis sebagai bahan bakunya: abaya, hijab, gamis syar’i, shawl, khimar, dress, celana, rok, kulot dan lain sebagainya.

Itulah beberapa ulasan mengenai kain wolfis yang perlu NaishaMate ketahui dan dapat menjadi pertimbangan ketika hendak membeli atau menggunakannya.


Related posts