Doa Terhindar dari Marabahaya

Doa Terhindar dari Marabahaya
Doa Terhindar dari Marabahaya  ini juga diriwayatkan dalam hadis Abu Daud dan juga Tirmidzi dari Ustman bin Affan radhiyallahu’anhu. Khalifah ke-3 itu pernah mendengar Rasulullah menganjurkan doa agar terhindar dari musibah. Berikut doanya : بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.
“Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).”
Sedangkan, bila kita khawatir akan hal buruk yang akan menimpa, maka bacalah doa berikut
: حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الوَكِيلُ عَلَى اللَّهِ تَوَكَّلْنَا
“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. Hanya kepada Allah kami bertawakal.”
Kita juga bisa membaca doa keselamatan diri dan keluarga dengan membaca
: اَللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَدَنِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى سَمْعِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَصَرِ

“Ya Allah, sehatkanlah badan ku. Ya Allah sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah sehatkanlah penglihatanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau”

Doa Tehindar dari Marabahaya Penyakit

1. Doa Terhindar dari Marabahaya dengan Ruqyah

Doa ruqyah bisa digunakan sebagai doa terhindar dari wabah dan penyakit. Rasulullah SAW sendiri membaca salah satu doa menghilangkan penyakit ketika meruqyah sahabatnya.

Arab: امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ

Latin: Imsahil ba’sa rabban nasi. Bi yadikas syifa’u. Lā kasyifa lahu illa anta.

Artinya: Tuhan manusia, sapu lah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Kau.

2. Doa Terhindar dari Marabahaya saat Ketika Sedang Sakit

Saat ini penyakit sedang menyebar di mana-mana. Maka, ketika tubuh telah terserang sakit, ada doa yang bisa dibaca, seperti di bawah ini

Arab: اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

3. Doa Terhindar dari Wabah Penyakit

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku ini berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat yang telah Engaku berikan, dari ubahnya kesehatan yang Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, serta dari segala murka-Mu.

4. Doa Menjenguk Orang Sakit

Menjenguk orang sakit merupakan salah satu sunnah. Dalam hadits riwayat Muslim, Ahmad, dan Tarmidzi, Rasulullah bersabda mengenai keutamaan menjenguk orang sakit.

“Barangsiapa yang menjenguk orang yang sedang sakit, dia senantiasa berada pada khurfah (kebun) di surga hingga kembali ke rumahnya.”

Adapun, Rasulullah juga membacakan doa ketika menjenguk sahabatnya, Sa’ad bin Abi Waqqash ketika sedang sakit. Adapun doanya

Arab: اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا

Latin: Allahummasyfi Sa’dan. Allahummasyfi Sa’dan. Allahummasyfi Sa’dan.

Artinya: Tuhanku, sembuhkan Sa’ad. Tuhanku, sembuhkan Sa’ad. Tuhanku, sembuhkan Sa’ad.

Selain itu, umat Islam bisa meminta kesehatan kepada Allah SWT dengan memanjatkan doa terhindar dari wabah. Dari Abdullah bin Umar RA, Rasulullah SAW bersabda,

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

Latin: Allohumma Innii A’uudzu Bika Min Zawaali Ni’matik, Wa Tahawulli ‘Aafiyatik, Wa FuJaa’ati Niqmatik, Wa Jamii’i Sakhothik.

Syekh Nawawi Al-Bantani dalam Kitab Maraqi Al-‘Ubudiyyah menjelaskan, doa merupakan salah satu wujud bahwa seorang hamba benar-benar menjalankan perintah Allah SWT. Sebagaimana Allah SWT berfirman di dalam Al Quran surat Al Mukmin ayat 60.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

“Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”

Related posts